jalur bambangan :
1. waktu naik 10 – 12 jam
2. ada beberapa pos :
- bambangan “warung makan Bu Sugeng”
- payung
- pondok walang
- pondok cemoro
- Samaranthu
- Sanghiang Rangkah
- Sanghiang jampang
- Sanghiang ketebonan
- Sanghiang kendit
- plawangan
- lemah abang
- puncak
3. air ada di bambangan dan samaranthu
4. Bandung – Purwokerto. Dari Purwokerto naik bus 3/4 jurusan Purwokerto – Pemalang, turun di pertigaan Serayu (antara Purbalingga – Bobotsari). dari Serayu ini biasanya banyak mobil bak terbuka jurusan Pratin maupun langsung ke Bambangan
yang harus diperhatikan :
1. dari pos bambangan ke pos payung ada sungai dan deras bila hujan
2. perjalanan menuju pos pondok lawang jalan licin dan terjal
3. diantara Samaranthu dan Sanghiang Rangkah terdapat pondokan dan mata air untuk mencapainya harus melalui semak belukar dan batuan yang licin, bila kemarau mata air kosong
4. dari pos Samaranthu menuju plawangan melewati Sanghiang Rangkah (semak-semak yang asri dengan Edelweiss di sekelilingnya, dan sesekali mendapati Buah Arbei di tengah-tengah pohon yang menghalangi lintasan pegunungan) dan Sanghiang Jampang, dll
5. Plawangan pos terakhir sebalum puncak, disini dijadikan tempat camp
6. perjalanan menuju puncak disarankan pagi hari dan simpan barang bawaan di plawangan, kondisi berupa pasir dan bebatuan sedimentasi lahar yang mudah longsor pada sepanjang lintasan, di kanan kiri terdapat jurang dan tidak ada satu pohon pun yang dapat digunakan sebagaipegangan
7. lemah abang ada patok besi(ikuti jalur patok ini) sering terjadi angin beliung dan badai
8. pendaki yang ingin ke kawah Slamet,bisa mengambil jalanan setapak yang turun meliuk +/- 30 menit
syarat :
1. bawa kembang dan menyan
2. didampingi juru kunci tidak pake tidak apa2 asal patuhi pantangan
pantangan :
1. jangan berbicara sembarangan
2. jangan bertingkah berlebihan
3. tidak boleh memegang lutut
(dari www.merbabu.com)